tugas pengantar ilmu pisikologi

ANALISIS ‘’FILM A BEAUTIFUL MIND
NAMA :ASRI YAN HIDAYAT
NPM :01.17.005
MATA KULIA
:PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI
DOSEN PEMBIMBING :SUMARNI BAYU ANITA S.SOS.M.A
Analisis film ‘’ A Beautiful Mind’’ Berdasrkan Perspektif Pisikologi.
Setelah saya tonton selama 2 Jm lebih, dari Film ini saya
Mendapatkan Pembelajaran apalagi Dari sisi tokoh utama yaitu Russell Crowe sebagai Jhon Nash
Jr. Tokoh Jhon Nash dalam Film Ini adalah Seorang Mahasiswa Pasca serjana
jurusan matematika di Universitas Princeton yang memiliki sifat jenius, namun
menyebalkan dan sangat anti sosial. Jhon
juga memiliki sifat katelitian dan berani membantah peryataan orang lain tidak
hanya dengan omongan tetapi juga berdasarkan bukti yang dapat di pertanggung
jawabkan kebenarannya. Jhon berani membanta teori darwin Adam Smith yang
berlaku selama 150 tahun pada masa itu. Jhon juga mempunyai sifat tidak ragu
dalam bertindak karna dia yakin dan tahu benarapa yang dia lakukan melalui kemampuannya dalam matematika, ia
dapat memecakan kode-kode rahasia negara yang ingin menghancurkan Amerika.
Namun di
balik kepintaran Jhon dalam hal matematika , Jhon mempunyai paranoid
schizofrenia yaitu diagonis psikiatris yang mengambarkan ganguan mental yang
ditandai oleh kelainan dalm persepsi
atau ungkapan realitas. Paranoid yang di alami oleh Jhon akibat perkenalan
dengan teman khayalannya Charles dan keponannya Marchee. Ditambah lagi saat
bertemu dengan agean mistrius dari dapartemen pertahanan bernama William
Parcher. Jhon juga mendapatkan peristiwa yang menyebalkan dirinya harus dirawat
di rumasakit jiwa dan mulai dari situ jhon di ketahui berhalusinasi meyakini
dirinya sebagai bekerja di dapertemen pertahanan sebagai pemeca kode Uni Sovied
yang paktanya situasi (gejala) situasi tersebut merupakan sebuah ilusi sebagai
produk dari pikiran jhon.
Akibat dari
Paranoid schizofrenia yang di alami Jhon, dari sisi kehidupannya sangat
membuatnya kacau. Jhon bertingka aneh, Penyendiri, dan dalam kehidupan
keluarganya bersama dengan istrinya Alicia,tidak harmonis. Akibat pengaruh obat-obatan
yang diminum oleh jhon, mempengaruhi penurunan intektulitas hinga mengalami di
fungsi seksual yang membuat Alicia sangat kecewa.bahkan jhon perna
menengelamkan bayinya sendiri di bathup.
Dalam sisi
pekerjaan jhon sebagai Dosen dikampus Pricenton di angap aneh gilah sebagai
mahasiswanya.
Namun
seiring berjalannya waktu jhon mampu mengendalikan paranoidnya sendiri dan cenderung
berkurang intensitas kambuhnya. Ia pun dapat kembali beraktivitas dan bekerja
di dapertemen matematika Pricenton atas bantuan sahabat akrab sekaligus
rivalnya. Bahkan jhon menjadi seorang profesor mateamtika dan mendapatkan nobel
tahun 1994.
Seorang dapat dikatakan mengalami atau menderita skizofernia paranoid
apabilamemenuhi seintom-sintomsebagai berikut:
1.
Adanya delusi atau waham, yakni keyakinan palsu
yang dipertahankan
_ waham kerja (deluion of
persecution), yaitu keyakinan bahwa orang atau kelompok tertentu
dengan mengancam atau berencana membahayakan dirinya. Waham ini menjadikan
penderita paranoid selalau curiga akan
segala hal dan berada dalam ketakutan karena merasa diperahataikan, diikuti,
serta diawas. Dalam
film ini, Nash selalu merasa diikuti oleh agen rahasia. Agen ini mengikuti Nash
kemanapun ia pergi termasuk ketempat ia mengejar.
_ Waham
kebesaran (delusion
of grandeur), yaitu keyakinan bahwa dirinya memiliki suatu kelebihan
dan kekuatan serta menjadi otang penting.
Nash mengangap dirinya pemeca kode rahasia terbaik dan mata-mata/agen
rahasia
_ waham
pengaru (delusion
of influence), adalah keyakinan bahwa kekuatan dari luar sedang
mencobah mengendalika pikiran dan tindakannya. Waham pengaruh ini terlihat pada saat
adegan Nash mengiris pergelangan tangannya
terhadap kode rahasia.
2.
Adanya halusinasi, yaitu persepsi palsu atau
mengangap suatu hal ada dan nyata padahal kenyatannya hal tersebut hanyalah
khayalan.
Dalam film ini, Nash
mengatakan bahwa ia mempunyai teman sekamar yang berna Charles Herman serta
keponakannya yang bernama Marcee, serata ia selalu diikuti oleh agen rahasia
yang bernama William Parcher.
3.
Gejala metorik dapat di lihat dari ekpresi wajah
yang aneh dan khas diikuti gerakan tangan, jari dan lengan yang aneh dan jugah
dapat cara berjalannya.
Dalam film ini, bisa dilihat bagaimana gaya berjalannya
Nash. Pada saat Nash agak membungkuk dan juga bisa terlihat pada saat Nash
berkenalan denagan tema-temannya.
4.
Adanya ganguan emosi
Ganguan emosi ini terlihat pada saat Nash mengendong anaknya
yang masi bayi. Nash tidak merespon pada
saat anaknya menangis
Penarikan sosial (social withdrawl), pada umumnya tidak menyukai orang lain dan mengap
orang lain tidak menyukai dirinya sehingga dia hanya memiliki sedikit teman
Komentar
Posting Komentar